Via Vallen

Via Vallen Saat Masih Kecil Pilih Tinggal di Rumah sang Bibi

RingkasNews.com – Penyanyi dangdut yang beken dengan nama Via Vallen baru-baru ini menceritakan kedekatan spesialnya dengan bibinya di Surabaya.

Ternyata, saat masih kecil hingga SMA, Via Vallen Lebih memilih tinggal dengan kakak ibunya itu ketimbang dengan orangtuanya sendiri.

Penyanyi dangdut koplo itu bahkan mencari berbagai cara agar bisa tetap tinggal dengan bibinya itu.

Via mengawali ceritanya di Instagram bahwa dirinya adalah cucu kesayangan.

Aku ngerasa masa kecilku emg ga begitu deket sama sosok orang tua

Karena dari kecil aku udh di kekep terus sama alm nenek (cucu kesayangan lah istilahnya),” tulis Via Vallen, Kamis (16/7/2020).

Baru setelah sang nenek meninggal, Via Vallen memilih tinggal dengan kakak ibunya.

Tapi ketika alm nenek meninggal tahun 1997, aku malah deketnya sama kakaknya mama, panggilannya mamatik.

Setelah nenekku meninggal, nggak lama orang tua pindah ke sidoarjo dan aku tetep stay di sby krn nunggu lulusan SD.

Kelulusan SD pun tiba, orang tuaku jemput aku di sby, tapi Via kecil malah kabur krn gak mau di bawa,” tulis Via Vallen.

Ia melanjutkan, akhirnya ia membuat perjanjian untuk tetap di Surabaya sampai SMP, dan melanjutkan jenjang SMA di Sidoarjo.

Via Vallen menceritakan, banyak pihak yang menyulut orangtuanya untuk jauh dari bibi Via Vallen itu.

Tapi sayangnya pas aku tinggal di sidoarjo udh mulai agak jauh sama mamatik, karena ada kecemburuan sosial dr orang2 yg ngomporin orangtuaku biar benci sama keluarga ini
Jadi aku membatasi diri demi menjaga perasaan orangtuaku, bahkan untuk memberi sesuatu ke mereka aja aku takut,” terang Via Vallen.

Pelantun Sayang itu melanjutkan, di matanya, bibinya adalah sosok yang ada semasa hidupnya sulit.

Tapi Alhamdulillah, waktu yg menjawab semuanyaa
Masa itu sudah berlaluu, aku bisa sering ngumpul sama mamatik sekeluarga lagii
Karena keluarga ini memang sudah ada sama aku jauhhh dr jaman aku masih susahh, jd bukan yg baru datang ketika aku seperti sekarang,” lanjut Via Vallen.’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *